STRATEGI KESEHATAN MASYARAKAT BERBASIS KOMUNITAS DALAM MENGURANGI ANGKA STUNTING DI INDONESIA

Authors

  • Ni Putu Tirta Dewi Mahayogi Author

Keywords:

stunting, intervensi berbasis komunitas, kesehatan masyarakat, Indonesia

Abstract

Stunting adalah masalah gizi kronis yang terjadi ketika anak-anak mengalami kekurangan gizi dalam jangka panjang, yang memengaruhi pertumbuhan fisik dan perkembangan otak mereka. Di Indonesia, prevalensi stunting masih tergolong tinggi, dengan lebih dari 30% anak balita mengalami kondisi ini. Hal ini menjadi masalah utama dalam bidang kesehatan masyarakat karena berdampak jangka panjang terhadap kualitas hidup anak, serta produktivitas dan kualitas sumber daya manusia (SDM) di masa depan. Stunting berhubungan erat dengan kemiskinan, kurangnya akses terhadap makanan bergizi, rendahnya tingkat pendidikan orang tua, serta keterbatasan dalam akses layanan kesehatan yang baik. Tujuan Review: Artikel ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis berbagai strategi kesehatan masyarakat berbasis komunitas yang telah diterapkan untuk mengurangi angka stunting di Indonesia. Dalam review ini, strategi yang dimaksud meliputi program-program yang berbasis pada keterlibatan masyarakat seperti Posyandu, kader kesehatan, dan edukasi gizi keluarga. Metode: Metode yang digunakan adalah literature review atau systematic review dengan menganalisis berbagai penelitian yang relevan dari database seperti Google Scholar, PubMed, dan Scopus. Artikel ini menggunakan teknik analisis naratif untuk menyintesiskan hasil dari studi yang ada. Temuan Utama: Berbagai program berbasis komunitas seperti Posyandu, kader kesehatan, dan edukasi gizi keluarga terbukti efektif dalam menurunkan prevalensi stunting, meskipun terdapat hambatan dalam pelaksanaan yang perlu diatasi, seperti rendahnya literasi kesehatan dan kendala ekonomi yang dihadapi keluarga. Implikasi Kebijakan: Perlu adanya integrasi antara program pemerintah pusat dan daerah serta penguatan kapasitas kader kesehatan dan pemberdayaan masyarakat untuk memastikan keberlanjutan intervensi berbasis komunitas dalam penanggulangan stunting.

References

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Laporan Status Gizi Indonesia 2020. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

World Health Organization. (2019). Stunting in Children: A Global Perspective. WHO.

Arifianto, A., & Rahmawati, H. (2021). The Role of Community-Based Health Programs in Reducing Stunting in Indonesia. Journal of Public Health, 23(4), 453-460.

Haryanto, E., & Sari, I. (2022). Community Empowerment in Tackling Stunting: A Case Study from Rural Areas in Bali. Journal of Community Health, 18(2), 101-110.

Ministry of Health of the Republic of Indonesia. (2021). The Role of Posyandu in Stunting Reduction: A Review of Effectiveness. Indonesian Health Review, 15(1), 88-92.

Nugroho, R., & Utami, L. (2022). Effectiveness of Integrated Community-Based Health Programs in Tackling Stunting in Indonesia. Indonesian Journal of Health Promotion, 16(2), 234-247.

Junaidi, A., & Saputra, H. (2023). Evaluating the Role of Nutrition Education in Community Health Interventions: Stunting Reduction Programs in Indonesia. Journal of Rural Health, 21(3), 278-286.

Setiawan, M., & Hartono, Y. (2021). Impact of Community-Driven Health Programs on Stunting Reduction: A Systematic Review. Journal of Health Research and Development, 20(1), 57-65.

Widodo, B., & Purnama, A. (2022). Strengthening Local Health Programs to Address Stunting: Insights from Central Java and Bali. Community Health Forum, 13(4), 92-104.

Yulianto, I., & Gita, R. (2023). The Role of Family-based Interventions in Stunting Prevention: Evidence from Community Programs in East Java. Indonesian Health and Nutrition Journal, 11(2), 102-110.

Downloads

Published

2026-07-21

Issue

Section

Articles