TRANSFORMASI PERAN PEREMPUAN DALAM PELESTARIAN BUDAYA DAN STRATEGI KEBERLANJUTAN HERITAGE DI BALI
Keywords:
perempuan, pelestarian budaya, heritage, pariwisata berkelanjutan, BaliAbstract
Pariwisata Bali yang berbasis budaya menghadapi tantangan globalisasi, modernisasi, dan komodifikasi budaya yang berpotensi menggeser nilai-nilai lokal. Dalam konteks ini, perempuan memiliki peran penting sebagai agen pelestarian budaya, meskipun seringkali tidak terlihat dalam struktur formal pembangunan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis transformasi peran perempuan dalam pelestarian budaya serta kontribusinya terhadap strategi keberlanjutan heritage di Bali. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi literatur terhadap berbagai sumber ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perempuan memiliki peran sentral dalam reproduksi budaya melalui praktik ritual, pendidikan nilai dalam keluarga, serta aktivitas sosial berbasis komunitas. Seiring perkembangan zaman, terjadi transformasi peran perempuan dari ranah domestik ke ranah publik melalui keterlibatan dalam ekonomi kreatif, pariwisata berbasis komunitas, dan digitalisasi budaya. Namun demikian, perempuan masih menghadapi berbagai tantangan seperti beban ganda, marginalisasi, dan keterbatasan akses dalam pengambilan keputusan. Oleh karena itu, diperlukan strategi berbasis inklusi dan perspektif gender untuk memperkuat peran perempuan dalam menjaga keberlanjutan heritage di Bali.
References
Amelia, N., Ellia, A. P., Putri, H. A., Ridho, I. A., & Zora, F. (2025). Daya Tarik Wisata Budaya dan Ekonomi kreatif Indonesia saat ini , penelitian yang mendalam mengenai peran dan potensinya menjadi berbagai daerah di Indonesia . Selain itu , penelitian ini juga akan menyelidiki berbagai. 6(3), 3800–3808.
An Nisa Febrianti. (2024). Peran Kearifan Lokal dalam Melestarikan Kain Ulos Sebagai Warisan dan Budaya Batak Toba. Jurnal Sadewa : Publikasi Ilmu Pendidikan, Pembelajaran Dan Ilmu Sosial, 3(1), 169–177. https://doi.org/10.61132/sadewa.v3i1.1496
N. Ketut, S. Adnyani, and G. A. Purnamawati, “The Participation of The Indigenous Women’s Association in The Recovery of Cultural Tourism in Bali, Indonesia,” Jurnal Manajemen Perhotelan, Mar. 2024, doi: 10.9744/jmp.10.1.24-34.
N. Aryanti and E. Harmayani, “Balinese Women In Gastronomic Tourism: Redefining Roles And Cultural Capital In A Globalizing Industry”, [Online]. Available: https://ejournal.kemenpar.go.id/index.php/jki/article/view/1861
D. Ayu, R. P. Ayudia, W. Sukma, W. Prabawa, L. N. Tri, and Lilasari, “The role of women in tourism activities in celuk tourism village, gianyar regency,” Jurnal Kepariwisataan (Pusat Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat Sekolah Tinggi Pariwisata Bali), Oct. 2024, doi: 10.52352/jpar.v23i2.1531.
N. D. Andiani, N. M. M. Yogiswari, N. K. ARISMAYANTI, N. D. Andiani, N. M. M. Yogiswari, and N. K. ARISMAYANTI, “Empowering Women Weavers in Tourism Villages: Decoding Their Roles as Cultural Protectors and Educational Catalysts,” Jan. 2025, doi: 10.1007/978-981-96-3379-1_46.
N. Diwyarthi and L. Citrawati, “Quantum Hospitality and Balinese Women’s Role: Integrating Culture, Sustainability, and Gender in Global Tourism”, [Online]. Available: https://www.journal.literasisains.id/index.php/sosmaniora/article/view/7030
